← Solutions
// GROWTH SYSTEMS — 04
CRM & Sales Automation
Follow-up tidak boleh bergantung pada ingatan. Pipeline harus terlihat.
Menata CRM, ownership, status, dan SLA follow-up sehingga setiap opportunity punya jejak yang jelas dari inquiry sampai closing.
SINYAL ANDA MEMBUTUHKANNYA
▸Follow-up terlewat karena tidak ada reminder otomatis.
▸Status lead berbeda-beda tergantung siapa yang ditanya.
▸Tidak ada SLA yang jelas untuk response time.
▸Data pipeline tersebar di spreadsheet dan chat pribadi.
YANG BERUBAH SETELAH LIVE
▪Setiap opportunity punya owner, status, dan next action yang sama untuk semua orang.
▪Reminder dan SLA follow-up berjalan otomatis.
▪Pipeline terlihat real-time oleh owner bisnis.
CARA SISTEM INI BERJALAN
- 01
Petakan tahapan pipeline sesuai proses closing yang sebenarnya.
- 02
Setup CRM dengan ownership dan status yang konsisten.
- 03
Tentukan SLA follow-up untuk tiap tahapan.
- 04
Aktifkan reminder dan notifikasi otomatis.
- 05
Pantau pipeline melalui dashboard bersama.
09:00:00 [STEP 01] Petakan tahapan pipeline sesuai proses closing yang sebenarnya.
10:13:37 [STEP 02] Setup CRM dengan ownership dan status yang konsisten.
11:26:14 [STEP 03] Tentukan SLA follow-up untuk tiap tahapan.
12:39:51 [STEP 04] Aktifkan reminder dan notifikasi otomatis.
13:52:28 [STEP 05] Pantau pipeline melalui dashboard bersama.
▮


